Sasaran Pengguna : ASB, mitra, dan relawan lokal di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara
Cakupan : Penyusunan Buku Saku Panduan Respons Darurat Inklusif
Durasi : 3 Bulan
LATAR BELAKANG
Respons kemanusiaan merupakan upaya penting dalam menyelamatkan dan melindungi kehidupan manusia pada saat terjadi bencana, konflik, maupun situasi darurat lainnya. Namun demikian, praktik respons kemanusiaan sering kali masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam memastikan bahwa seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, anak-anak, lansia, perempuan, serta kelompok berisiko tinggi lainnya, dapat mengakses bantuan secara non-diskriminatif dan bermartabat. Kecepatan dan ketepatan respons menjadi faktor penting untuk meminimalkan dampak, namun pada praktik di lapangan seringkali menyebabkan dilema dengan meningkatnya hambatan-hambatan sikap, informasi, infrastruktur, dan kelembagaan yang dihadapi kelompok-kelompok tersebut yang menyebabkan peningkatan risiko di situasi darurat. Selain itu, kegiatan respons kemanusiaan juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan apabila tidak dirancang dan dilaksanakan secara bijak. Penggunaan sumber daya yang tidak berkelanjutan dan tidak efisien, peningkatan limbah, serta kerusakan ekosistem lokal dapat meningkatkan risiko masyarakat dalam jangka pendek dan memperburuk kondisi masyarakat terdampak dalam jangka panjang.
ASB memiliki komitmen kuat melalui inisiatif-inisiatif respons kemanusiaan yang inklusif dan ramah lingkungan dengan tidak hanya berfokus pada kecepatan dan efektivitas penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan prinsip keadilan sosial, partisipasi aktif masyarakat, serta perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan hidup. Hal tersebut sejalan dengan dukungan ASB pada The Charter for Inclusion of Persons with Disabilities in Humanitarian Action[1] dan The Climate and Environment Charter for Humanitarian Organisations[2]. Berangkat dari inisiatif-inisiatif tersebut, ASB Regional Office for South and South-East Asia (ASB S-SEA[3]) menilai diperlukannya suatu panduan operasional berupa buku saku yang praktis, sistematis, dan mudah digunakan di lapangan untuk mendukung staf ASB, mitra lokal, termasuk organisasi penyandang disabilitas (OPDis) dan relawan lokal dalam pengambilan keputusan, perancangan dan pelaksanaan respons yang inklusif serta ramah lingkungan.
Tujuan dan Hasil
Tujuan Umum
Tersedianya Buku Saku Panduan Operasional Respons Kemanusiaan Inklusif dan Ramah Lingkungan sebagai acuan praktis bagi staf ASB, mitra, dan relawan lokal, serta menjadi referensi bagi para pelaku kemanusiaan lainnya, baik pemerintah dan organisasi non-pemerintah.
Tujuan Khusus
- Mendukung proses pengambilan keputusan, koordinasi, dan pelaksanaan respons darurat yang mempertimbangkan sumber daya organisasi.
- Menyediakan langkah-langkah operasional yang mudah diterapkan.
- Meningkatkan praktik-praktik respons kemanusiaan inklusif dan ramah lingkungan.
- Mendukung implementasi standar dan komitmen global terkait respons kemanusiaan inklusif dan ramah lingkungan.
Ruang Lingkup
Buku saku ini mencakup panduan operasional pada seluruh tahapan respons kemanusiaan, yaitu: Kesiapsiagaan Darurat, Tanggap Darurat, dan Pemulihan Awal
Waktu Penyusunan
Waktu penyusunan Buku ini direncanakan berlangsung selama 3 bulan dengan mencakup aspek utama sebagai berikut:
- Kajian Literatur (Desk Review) 2 hari
Melakukan kajian terhadap berbagai referensi, standar, dan panduan global dan nasional terkait respons kemanusiaan inklusif dan ramah lingkungan, termasuk laporan respons kemanusiaan ASB dan mitra lokal.
- Konsultasi Pemangku Kepentingan 3 hari
Mengumpulkan masukan dari berbagai pihak, antara lain:- staf ASB
- mitra organisasi lokal
- organisasi penyandang disabilitas
- praktisi kebencanaan
- Penyusunan Draft Buku Saku 6 hari
Menyusun struktur dan konten panduan yang memuat:- prinsip dasar dan prinsip operasional
- langkah-langkah operasional
- alat bantu praktis (checklist, formulir, indikator)
- tips dan contoh praktis
- Review dan Validasi 2 hari
Melakukan proses review oleh:- tim teknis dan review ASB
- praktisi tanggap darurat
- perwakilan kelompok berisiko
- Finalisasi dan Desain Dokumen 2 hari
Melakukan:- penyempurnaan konten
- penyuntingan bahasa (Bahasa Indonesia dan Inggris)
- Diseminasi kepada ASB dan mitra
Konsultan diharapkan untuk:
- Menyusun dan menyerahkan proposal penyusunan buku saku yang mencakup strategi, metode dan instrumen yang digunakan untuk melakukan kajian literasi, tahapan penyusunan, bentuk buku saku, format laporan akhir dan rincian biaya konsultansi (dalam bentuk excel)
- Melakukan tinjauan terhadap SOP dan mekanisme yang ada di organisasi ASB terkait penanganan darurat bencana
- Melakukan tinjauan dan memastikan baik kebijakan, pedoman dan standar aksi kemanusiaan yang inklusif termuat didalam Buku Saku
- Memaparkan draft buku saku sebagai bagian dari proses review dan validasi
- Buku saku disusun dalam 2 bahasa yaitu bahasa indonesia dan bahasa inggris
- Menyelesaikan dan menyerahkan laporan akhir yang disajikan dalam bahasa indonesia dan inggris secara terstruktur, jelas dan profesional. Laporan ini berbasis bukti dan setidaknya mencakup ringkasan eksekutif, temuan, tantangan, peluang dan rekomendasi.
Jadwal Kegiatan
Penyusunan akan diperkirakan dilakukan 17 hari kerja dengan rentang waktu antara tanggal 14 Mei 2026 s/d 5 Agustus 2026 dengan rincian sebagai berikut:
| Kegiatan | Rentang Waktu | Output | Keterangan |
| Pengajuan proposal | 20 April – 4 Mei 2026 | Proposal Konsultan | |
| Seleksi, pengumuman konsultan terpilih, presentasi rencana konsultan dan administrasi | 4 – 13 Mei 2024 | Penentuan konsultan, Dokumen perencanaan konsultan dan administrasi | |
| Penyusunan Buku Saku | 14 Mei – 6 Agustus 2026 | Dokumen Buku Saku Panduan ER Inklusi ASB SSEA | 15 hari kerja* |
| Konsultasi and Laporan Akhir | 7 – 13 Agustus 2026 | Laporan Akhir | 2 hari kerja* |
*Perhitungan hari kerja diberlakukan sama, baik untuk konsultan individu maupun tim.
Prinsip dan persyaratan
Penyusunan Buku Saku ini harus mempertimbangkan prinsip dan persyaratan berikut:
- Partisipatif, etis dan inklusif dengan menekankan pada pendekatan yang mencakup berbagai pandangan dari pemangku kepentingan;
- Garis besar yang jelas tentang pendekatan untuk analisis dan interpretasi data; dan
- Kepatuhan terhadap kebijakan ASB yaitu; Kebijakan Anti Fraud dan Antikorupsi, Kebijakan Pengamanan, Kebijakan Pelaporan Pelanggaran, Kebijakan Pencegahan Eksploitasi. Kekerasan dan Pelecehan Seksual (PSEAH), dan Kode Etik.
Persyaratan pengalaman dan kualifikasi
- Berpengalaman melakukan penyusunan panduan kebencanaan dan SOP kelembagaan.
- Memiliki keterampilan penulisan dokumen yang baik
- Memiliki keterampilan komunikasi yang baik
- Memiliki pengalaman atau pengetahuan tentang isu inklusi disabilitas sebagai nilai tambah termasuk kemampuan fasilitasi yang partisipatif dan inklusif
Ketentuan Pembayaran
- Pembayaran akan dilakukan dalam mata uang Rupiah.
- Ketentuan pembayaran: 50% pada saat penandatanganan kontrak, 30% pada saat penyerahan dokumen dan draf laporan, dan 20% pada saat penyerahan laporan akhir setelah konsultasi.
- Pembayaran tersebut sudah termasuk pajak sebagaimana diatur di Republik Indonesia.
Pengaturan Operasional
Akomodasi dan transportasi
- Konsultan akan bertanggung jawab untuk mengatur hotel, transportasi, dan biaya operasionalnya sendiri. Biaya, akomodasi, transportasi, dan biaya operasional apa pun sudah termasuk dalam perjanjian.
- Konsultan bertanggung jawab atas asuransi kesehatannya sendiri secara penuh.
- Konsultan harus mematuhi peraturan keamanan/keselamatan pemerintah nasional dan daerah.
- Konsultan bertanggung jawab atas laptop, telepon genggam, kamera, perekam, dan peralatan kerja lain yang diperlukan yang akan digunakan untuk survei pengumpulan data dan dokumentasi.
- Konsultan harus mematuhi hak untuk hidup dengan martabat manusia, prinsip non-diskriminasi, dan menjalankan etika dalam berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda, termasuk penyandang disabilitas, selama survei berlangsung.
- Konsultan bertanggung jawab untuk membantu kami mengurangi jejak lingkungan kami saat melakukan aktivitas dasar.
Informasi pengiriman proposal
Proposal tidak lebih dari 5 halaman termasuk lampiran yang mencakup:
- Surat lamaran menjelaskan tentang pengalaman sesuai persyaratan,
- CV singkat konsultan (tidak lebih dari 2 halaman). Jika melamar dalam tim, kirimkan CV konsultan utama dan ringkasan singkat anggota tim yang terlibat, termasuk penjelasan pengalaman yang relevan seperti di atas,
- Konsep, pendekatan, proses dan metode yang digunakan, timeline, dan rencana kerja spesifik dengan mengacu pada jadwal kegiatan dalam ToR.
- Proposal pembiayaan dengan anggaran terperinci mempertimbangkan kondisi yang tercantum dalam ToR ini. Total pembiayaan akan dikenai pajak sesuai dengan peraturan perpajakan Pemerintah Indonesia.
- Mohon untuk menggabungkan dokumen proposal beserta lampirannya menjadi satu berkas PDF
Konsultan juga dipersilahkan jika ingin menyertakan lampiran sebagai berikut:
- Contoh dokumen relevan yang pernah dilakukan
- Referensi dari mitra atau klien sebelumnya.
ASB mendorong penyandang disabilitas, orang dari kelompok minoritas dan perempuan untuk mendaftar. Dokumen aplikasi lengkap dikirimkan melalui e-mail ke: dwi.sakti@asbindonesia.org & asb.procurement@asbindonesia.org dengan subjek e-mail: ZZZ2304 PENYUSUNAN BUKU SAKU PANDUAN PENANGANAN DARURAT INKLUSIF.
ASB hanya akan menghubungi pelamar yang memenuhi kualifikasi.
Aplikasi paling lambat diterima pada tanggal 4 Mei 2026
[1] https://www.hi.org/en/humanitarian-and-disability-charter
[2] https://www.climate-charter.org/
[3] https://www.asbindonesia.org/id/beranda-2/