Semua Program

PEKA IKLIM Implementasi Paris Agreement di tingkat lokal: “Penguatan ketahanan iklim masyarakat pesisir berisiko Nusa Tenggara Timur melalui peningkatan tata kelola sumber daya dan pengembangan mata pencaharian ramah iklim”

Program ini bertujuan untuk mendorong penguatan ketahanan iklim masyarakat rentan di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ringkasan Proyek

ANGGARAN

Rp5.971.305.000

DURASI

2022–2025

DONOR

Kementerian Pembangunan & Kerja Sama Ekonomi Republik Federal Jerman

PELAKSANA

Program ini dilaksanakan oleh Arbeiter-Samariter-Bund Indonesia & the Philippines dan Bina Karta Lestari (BINTARI), yang secara sinergis mengajak stakeholder terkait khususnya Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dengan fokus dinas-dinas terkait sebagai berikut:

  1. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Manggarai Barat
  2. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Manggarai Barat
  3. Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat
  4. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Manggarai Barat
  5. Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat
  6. Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat
  7. Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Barat
  8. Dinas Tanaman pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat
  9. Dinas Cipta Karya, Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Manggarai Barat
  10. Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat
  11. Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat
  12. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Barat

LOKASI

East Nusa TenggaraKabupaten Manggarai Barat dengan 2 (dua) desa piloting yakni Desa Repi Kecamatan Lembor Selatan dan Desa Warloka Pesisir Kecamatan Komodo.

Tujuan

Program ini bertujuan untuk mendorong penguatan ketahanan iklim masyarakat rentan di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasil / Capaian Program

Dua komunitas yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim dan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah meningkatkan pengelolaan sumber daya alam melalui penerapan adaptasi berbasis ekosistem untuk menciptakan mata pencaharian alternatif.

Kegiatan Utama

  1. Perlindungan ekosistem & penghidupan berketahanan iklim
  2. Pengembangan ekowisata
  3. Air, sanitasi, & pengelolaan sampah
  4. Rencana yang partisipatif & berbasis pengetahuan
  5. Inklusi disabilitas & manajemen yang akuntabel

Kelompok Sasaran / Penerima Manfaat

Sebanyak 3.598 orang akan menerima manfaat program yang terdiri dari kelompok masyarakat rentan dan berisiko terhadap dampak iklim, pemerintah desa dan kabupaten, dan pelaku ekowisata.

Cerita Perubahan Pilihan

Berita & Cerita Terkait